Dinas Pendidikan Muaro Jambi Kembali Keluarkan Kebijakan Terkait PJJ Hingga 14 Oktober

RAGAM NARASI.ID -, Kabut asap yang tak kunjung menghilang kembali mengganggu dunia pendidikan di Kabupaten Muaro Jambi. Demi mengantisipasi dampak kondisi udara terhadap peserta didik, pemerintah daerah kembali memperpanjang kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) hingga Rabu, 14 Oktober 2026.

Kebijakan ini berlaku mulai Senin, 12 Oktober 2026, dan mencakup seluruh jenjang pendidikan, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), hingga sekolah menengah pertama (SMP).

Perpanjangan tersebut menandakan bahwa kondisi kabut asap di Muaro Jambi masih menjadi persoalan serius yang berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, terutama sektor pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Muaro Jambi, Kasyful Iman, membenarkan bahwa pelaksanaan PJJ kembali diperpanjang selama tiga hari.

“Pembelajaran jarak jauh di Muaro Jambi kembali diperpanjang. 

Terhitung mulai Senin sampai Rabu, tanggal 12 sampai dengan 14 Oktober 2026,” kata Kasyful.

Menurutnya, kebijakan tersebut diberlakukan secara menyeluruh agar seluruh peserta didik tetap dapat mengikuti pembelajaran tanpa harus datang ke sekolah selama masa perpanjangan berlangsung.

“Untuk semua jenjang pendidikan, mulai dari TK, PAUD, SD dan SMP,” ujarnya.

Perpanjangan PJJ membuat para siswa kembali harus menjalani kegiatan belajar dari rumah. Aktivitas pembelajaran yang semula berlangsung di ruang kelas untuk sementara dialihkan ke sistem jarak jauh sesuai arahan masing-masing satuan pendidikan.

Di tengah kondisi kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah Muaro Jambi, kebijakan ini menjadi langkah pemerintah daerah untuk menyesuaikan kegiatan pendidikan dengan situasi yang berkembang.

Namun, pembelajaran jarak jauh juga menuntut kesiapan sekolah, guru, orang tua, dan siswa agar proses belajar tetap berjalan efektif meski tidak berlangsung secara tatap muka.

Sekolah diharapkan memastikan materi pembelajaran tetap tersampaikan dan peserta didik tetap memperoleh pendampingan selama kebijakan tersebut diterapkan.

Kasyful menegaskan, untuk sementara waktu, kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan secara jarak jauh mulai Senin hingga Rabu.

“Untuk sementara pembelajaran kita lakukan secara jarak jauh. Mulai Senin sampai Rabu,” tandasnya.

Perpanjangan PJJ hingga 14 Oktober 2026 menjadi sinyal bahwa kegiatan pendidikan di Muaro Jambi masih harus menyesuaikan diri dengan kondisi kabut asap.

Meski demikian, belum ada informasi lebih lanjut dalam keterangan tersebut mengenai kemungkinan perpanjangan kembali setelah Rabu, 14 Oktober 2026.

Keputusan selanjutnya akan menjadi perhatian, terutama bagi orang tua dan peserta didik yang berharap kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung normal.

Untuk saat ini, seluruh peserta didik pada jenjang PAUD, TK, SD, dan SMP di Kabupaten Muaro Jambi diminta mengikuti pembelajaran dari rumah selama masa kebijakan berlangsung.

Kabut asap yang belum juga hilang kini bukan sekadar mengganggu jarak pandang, tetapi juga memaksa aktivitas pendidikan kembali menyesuaikan diri dengan keadaan. 

Pemerintah daerah dan satuan pendidikan diharapkan terus memantau perkembangan situasi agar keselamatan peserta didik tetap menjadi prioritas tanpa mengabaikan keberlangsungan proses belajar. (*) 

Recommended

Highlights

Populer