RAGAM NARASI.ID -, Kabut asap yang semakin pekat di Kota Jambi dan sekitarnya membuat keluarga besar Pondok Pesantren Mambaul Ulum Kota Jambi memilih memperbanyak ikhtiar dan doa. Senin (05/10/2026) pagi, para santri bersama guru menggelar salat istisqa di halaman Pondok Pesantren, memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan.
Ratusan santri dan Keluarga besar Pondok Pesantren Mambaul ulum Kota Jambi menjalani Ibadah Shalat Istisqa dengan khusyu' di tengah kondisi udara yang kurang bersahabat akibat kebakaran lahan yang berkepanjangan santri dan majelis guru menadahkan kedua tangan memohon Rahmat agar hujan segera turun dan kondisi cuaca segera membaik.
Pimpinan Ponpes Mambaul Ulum kota Jambi, Dr. M. Shoffa Saifillah M.Pd menyampaikan shalat istisqa yang di gelar ratusan santri dan majelis guru ini adalah bentuk ikhtiar mengharap keridhaan Allah untuk menurunkan hujan akibat kemarau yang berkepanjangan dan kebakaran lahan.
Dr.M.Shaffa Saifillah M.Pd juga menambahkan kemarau dan kebakaran lahan yang mengakibatkan kabut asap pekat di kota Jambi dan sekitarnya tidak hanya di rasakan masyarakat namun juga berdampak pada proses belajar mengajar di berbagai jenjang pendidikan.
" Kita berharap dengan ikhtiar kita menunaikan shalat istisqa ini Allah memberi keridhaan untuk menurunkan hujan dan menghilangkan kabut asap pekat di kota Jambi dan sekitarnya sehingga proses belajar mengajar bisa kembali berjalan lancar " Ujar Pimpinan Ponpes Mambaul ulum Kota Jambi ini.
Sementara itu tampak ratusan santri dan majelis guru menggelar shalat istisqa di pelataran halaman pondok pesantren,untuk di ketahui jalan nya shalat berjalan khusyu' mendengarkan khutbah yang di sampaikan oleh Ustadz Fandi Ibnu Hamdan dan Bilal Ahmad Syafii serta Imam Dr. M. Shaffa Saifillah, M.Pd. (*)







