RAGAM NARASI.ID -, H - 5 Jelang hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026, pelabuhan penyebrangan RORO Kualatungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi Arus mudik terpantau padat. Dari pantauan awak media pagi ini, kapal Sembilang tiba di pelabuhan dengan membawa sejumlah penumpang dan kendaraan, di mana pemeriksaan barang bawaan dilakukan secara ketat oleh tim gabungan petugas yang telah siap siaga di area pintu masuk dan keluar menuju dermaga.
Koordinator Pelabuhan Penyebrangan RORO Kualatungkal dari Dinas Perhubungan (Dishub) Tanjab Barat,. Abdul Muin menyampaikan, kondisi pelabuhan saat ini masih kondusif dan aman. "Hari ini terdapat 240 orang penumpang, dengan rincian 18 kendaraan roda dua dan 32 mobil," ujarnya saat diwawancarai pada Minggu siang. Minggu (15/03/2026)
Sabagai upaya untuk mendukung keamanan dan kelancaran mudik, sejumlah pihak termasuk TNI, Polri, Bea Cukai, Sabandar, Satpol PP, dan Karantina telah siap berkoordinasi. "Semoga tahun ini mudik berjalan aman, kondusif, dan lancar," harapnya.
Mengenai lonjakan penumpang, dia menyatakan bahwa peningkatan sudah mulai terjadi. "Pada hari biasa, jumlah penumpang paling banyak sekitar 100 orang. Saat ini lonjakan masih didominasi oleh kedatangan, sedangkan untuk keberangkatan belum terjadi lonjakan. Biasanya lonjakan terjadi pada H-3 hingga H+7 setelah hari raya," jelasnya.
Terlebih terkait harga tiket, Abdul Muin menjamin bahwa harga tiket saat ini masih dalam keadaan normal dan tidak ada kenaikan signifikan. Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk membeli tiket hanya melalui agen resmi milik ASDP Indonesia Ferry. "Kami akan segera mengeluarkan surat himbauan atau pengumuman secara resmi terkait hal ini," ucapnya.
Untuk kendaraan yang parkir di kawasan pelabuhan, akan dikenakan retribusi yang ditetapkan oleh Dishub. "Untuk kendaraan roda empat dikenakan biaya Rp2.000, sedangkan roda enam sebesar Rp3.000. Bila ada kendaraan yang menginap, biayanya mungkin akan dilipatkan, misalnya menjadi Rp6.000 untuk kendaraan roda enam," jelasnya. Pengawasan dan keamanan area parkir dilakukan oleh juru parkir dari dinas terkait.
Sementara itu, petugas Bea Cukai yang ditemui menyatakan bahwa sejauh ini pemeriksaan barang bawaan penumpang tidak menemukan barang yang mencurigakan. "Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi kantor Bea Cukai karena kami hanya petugas lapangan," ujar petugas tersebut. (*)







