Sekda Budhi Hartono Hadiri Rakor Evaluasi Progres Jalan Batu Bara

RAGAM NARASI.ID -, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muaro Jambi, Budhi Hartono, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Progres Pembangunan Jalan Khusus Batubara di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (26/01/2026). Rapat dipimpin langsung oleh Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Muaro Jambi, Budhi Hartono, menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi sudah pernah mengajukan permasalahan pembebasan lahan ke  PT. Putra Bulian Properti,  bahwa ada dua persoalan utama terkait pembebasan lahan, yaitu keterlibatan kepala desa dalam proses pembebasan lahan dan masalah yang timbul setelah pembayaran uang muka kepada masyarakat, yang menyebabkan kepala desa menolak memfasilitasi pembebasan lahan lebih lanjut.

"Keterlibatan kepala desa sangat penting untuk kelancaran proses pembebasan lahan," kata Sekda Budhi Hartono. Ia berharap kepala desa dapat kembali dilibatkan dalam proses ini dan membantu memfasilitasi pembebasan lahan yang tertunda. Dan pembangunan jalan khusus batu bara tidak mengalami kendala lagi.

Gubernur Al Haris menekankan kepada setiap perusahaan yang hadir untuk memaparkan kemajuan pembangunan jalan khusus batubara dan mempercepat proses pembangunan tersebut. "Inti dari pertemuan ini adalah bagaimana pemerintah berusaha memfasilitasi, mendorong para pengusaha untuk membangun komitmen kepada pemerintah untuk membangun jalan khusus batubara," kata Al Haris.

Tiga perusahaan yang hadir dalam rapat tersebut, yaitu PT. Putra Bulian Properti, PT. Inti Bangun Sarana, dan PT. Sinar Anugerah Sukses, memaparkan kemajuan pembangunan jalan khusus batubara.

PT. Putra Bulian Properti mengalami kendala pembebasan lahan dengan harga tinggi dan penolakan. PT. Inti Bangun Sarana menghadapi kendala sungai Batanghari yang menjadi jalur transportasi pengangkutan batubara namun terdapat banyak area dangkal dan lambat untuk dilakukan pengerukan, dan saat ini sudah membangun jalan sepanjang 70 km. PT. Sinar Anugerah Sukses menyatakan bahwa perkembangan infrastruktur ini total panjang jalan rencana jalan khusus adalah 108 km yang terdiri dari non Kawasan sepanjang 76 km dan Kawasan hutan sepanjang 32km. (*) 

Recommended

Highlights

Populer